Home Blog Page 4

200 Kader Hadiri Musancab PPP Lamongan, Struktur PAC-Ranting Dipersiapkan Hadapi 2029

0

200 Kader Hadiri Musancab PPP Lamongan, Struktur PAC-Ranting Dipersiapkan Hadapi 2029

Lamongan, Kabar1media.com – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Lamongan mulai memperkuat konsolidasi internal menuju Pemilu 2029. Salah satunya melalui Musyawarah Anak Cabang (Musancab) ke-X Daerah Pemilihan (Dapil) 3 yang digelar di Hall Rafa Cafe, Jalan Raya Babat–Jombang, Kecamatan Kedungpring, Selasa (22/9/2026).

Musancab tersebut mempertemukan jajaran pengurus dan kader dari empat Pimpinan Anak Cabang (PAC), yakni Kedungpring, Babat, Sugio, dan Pucuk. Struktur ranting dari masing-masing kecamatan juga turut dilibatkan.

Sekitar 200 peserta menghadiri agenda yang menjadi bagian dari konsolidasi organisasi tersebut.

Ketua DPC PPP Kabupaten Lamongan, Aminullah Romadon, mengatakan Musancab tidak hanya berkaitan dengan penataan kepengurusan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat paling bawah.

Menurut dia, soliditas PAC dan ranting diperlukan agar koordinasi organisasi berjalan lebih efektif dalam menghadapi agenda politik mendatang.

“Musancab ini kita selenggarakan untuk penguatan struktur dari tingkat bawah. Kita ingin seluruh struktur semakin solid dan siap menghadapi Pemilu 2029,” kata Aminullah.

Konsolidasi tersebut juga menjadi bagian dari persiapan PPP Lamongan menghadapi Pemilu 2029. Aminullah menyebut partainya telah menetapkan target perolehan minimal satu kursi legislatif pada setiap daerah pemilihan di Kabupaten Lamongan.

“Target minimal kita jelas, satu dapil satu kursi,” ujarnya.

Pernyataan tersebut merupakan target internal partai dan bukan hasil pemilu yang telah ditetapkan. Perolehan kursi pada Pemilu 2029 nantinya tetap ditentukan oleh hasil pemungutan dan penghitungan suara serta proses penetapan oleh penyelenggara pemilu.

Perwakilan DPW PPP Jawa Timur, Ali Yusuf, dalam kesempatan yang sama menekankan pentingnya penguatan struktur organisasi sebagai bagian dari persiapan menghadapi kontestasi politik mendatang.

Ia menyampaikan bahwa konsolidasi di tingkat daerah menjadi bagian dari upaya PPP membangun kembali kekuatan organisasi dan keterwakilan politik.

“Pemilu 2029, PPP back to Senayan,” kata Ali Yusuf.

Musancab Dapil 3 menjadi salah satu forum yang digunakan PPP Lamongan untuk mempertemukan jajaran pengurus PAC dan ranting sekaligus menyamakan arah konsolidasi organisasi.

Dengan mencakup empat kecamatan, forum tersebut diharapkan memperkuat koordinasi internal, pendataan serta pembinaan kader, dan kesiapan struktur partai menghadapi tahapan politik berikutnya.

Secara nasional, Pemilu 2029 juga akan memiliki konfigurasi penyelenggaraan yang berbeda. Mahkamah Konstitusi melalui Putusan Nomor 135/PUU-XXII/2024 memutuskan pemilu nasional dan pemilu daerah diselenggarakan secara terpisah mulai 2029. KPU menjelaskan bahwa pemilu nasional mencakup pemilihan Presiden/Wakil Presiden serta anggota DPR dan DPD, sedangkan pemilu daerah mencakup DPRD dan kepala daerah.

Dalam konteks tersebut, konsolidasi organisasi menjadi salah satu agenda yang mulai dilakukan partai politik jauh sebelum memasuki tahapan pemilu. KPU juga menjelaskan bahwa penyelenggaraan pemilu melalui sejumlah siklus, mulai dari perencanaan, pemutakhiran data pemilih, pendaftaran dan verifikasi peserta, hingga pemungutan serta penghitungan suara.

Bagi PPP Lamongan, Musancab Dapil 3 menjadi bagian dari proses tersebut, dengan fokus pada penguatan struktur organisasi dari PAC hingga ranting serta penyiapan kader menghadapi kontestasi politik 2029. (Red)

Misteri Mayat Tinggal Tulang di Hutan Lamongan

0

Caption foto: Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Lamongan, dan tim medis Puskesmas Kedungpring melakukan identifikasi.

Lamongan, Kabar1media.com – Warga menemukan kerangka manusia di kawasan Hutan Petak 23 A, Desa Tenggerejo, Kecamatan Kedungpring, Kabupaten Lamongan, Sabtu 26 September 2026, sekitar pukul 08.10 WIB. Penemuan jasad yang tinggal tulang belulang ini terjadi di tengah lahan tebu bekas terbakar seluas satu hektare.

Dua orang saksi mata pertama kali melihat kerangka tersebut saat sedang mencari pakan ternak kambing. Pihak kepolisian langsung bergerak cepat ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan, Kapolsek Kedungpring Iptu Muhammad Aldwy Ashary bersama anggota, Tim Identifikasi Sat Reskrim Polres Lamongan, dan tim medis Puskesmas Kedungpring segera mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan identifikasi,” ujar Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid.

Hingga saat ini, identitas korban masih misterius. Karena kondisi fisik yang tidak lagi utuh dan belum ada keluarga yang mencari, petugas memutuskan untuk langsung memakamkannya demi alasan kemanusiaan dan sanitasi.

“Penemuan kerangka selanjutnya diserahkan ke Perangkat Desa Tenggerejo kemudian dilakukan pemakaman bersama dengan Puskesmas Kedungpring, sambil menunggu hasil identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut,” tambah IPDA M. Hamzaid.

Meski kerangka sudah dikuburkan di pemakaman desa setempat, polisi telah membuat berita acara resmi. Dokumen dan sampel forensik ini akan digunakan jika sewaktu-waktu ada masyarakat yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya. 

Saat ini, Polsek Kedungpring dan Polres Lamongan masih terus mengumpulkan bukti serta memeriksa saksi-saksi untuk mengungkap tabir di balik kematian korban. (Red)

Babinsa Koramil 0812/05 Kembangbahu Bersama Damkar Padamkan Kebakaran PT Yalle Wood Pellet

0

Lamongan, Kabar1media.com – Aparat gabungan yang terdiri dari Babinsa Koramil 0812/05 Kembangbahu, Tim Pemadam Kebakaran (Damkar) Kodim 0812/Lamongan, Yonif TP 888/KJM, Polsek, Satpol PP, serta unit Damkar lintas kabupaten bergerak cepat menangani musibah kebakaran yang melanda lahan tebu dan merembet ke area pabrik PT Yalle Wood Pellet Indonesia di Desa Pelang, Kecamatan Kembangbahu, Kabupaten Lamongan. Sabtu, (26/9/2026).

Peristiwa kebakaran tersebut pertama kali terdeteksi pada Jumat (25/9/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Api bersumber dari aktivitas pembakaran lahan tebu milik seorang warga bernama Iksan, yang kemudian tak terkendali akibat terpaan angin kencang dan cuaca terik. Angin berembus cepat mengarahkan kobaran api hingga menerobos batas benteng dan masuk ke dalam kawasan operasional pabrik pengolahan kayu PT Yalle Wood Pellet Indonesia.

Menerima laporan darurat dari warga, personel Babinsa Koramil 0812/05 Kembangbahu bergerak sigap menuju lokasi kejadian (koordinat 7.23824, 112.36904) guna mengamankan area serta mengordinasikan langkah pemadaman awal. Dalam waktu singkat, penanganan langsung diperkuat oleh pengerahan armada dan personel gabungan skala besar guna memutus rantai penyebaran api agar tidak meluas ke permukiman warga.

Operasi pemadaman ini melibatkan kerja sama lintas sektoral yang solid. Sebanyak 5 personel Koramil 0812/05 Kembangbahu, 30 personel Yonif TP 888/KJM, 5 personel Polsek Kembangbahu, dan 3 personel Satpol PP diturunkan ke lokasi. Selain itu, kekuatan pemadaman didukung penuh oleh (1 unit) Damkar Kodim 0812, (1 unit) Damkar Yonif TP, serta bantuan armada pemadam dari Kabupaten Lamongan (2 unit), Mojokerto (1 unit), Jombang (1 unit), Tuban (1 unit), dan Bojonegoro (1 unit).

Komandan Kodim 0812/Lamongan Letkol Inf Deni Suryo Anggo Digdo ditempat terpisah menegaskan komitmen TNI dalam penanggulangan bencana di wilayah.

“Sinergi di lapangan adalah kunci utama penanganan kebakaran ini. Begitu menerima laporan, Babinsa kami langsung terjun mendampingi warga dan mengarahkan armada Damkar Kodim serta tim gabungan lintas kabupaten. Meskipun medan dan angin kencang menjadi tantangan, prioritas kami adalah memadamkan titik api dan memastikan keselamatan warga sekitar serta aset ekonomi daerah,” tegasnya.

Keterangan: Babinsa 0812/05 Kembangbahu Bersama Damkar Gabungan Sigap Padamkan Kebakaran Lahan PT Yalle Wood Pellet Indonesia.

Tak hanya unsur TNI-Polri dan petugas Damkar, aksi tanggap darurat ini juga mendapat dukungan penuh dari elemen masyarakat setempat. Sebanyak 3 perangkat Desa Pelang, 15 warga desa, dan sekitar 50 karyawan PT Yalle Wood Pellet Indonesia bahu-membahu melokalisasi area berisiko tinggi. Kerja sama ini membuktikan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam menghadapi kondisi kritis bencana di daerah.

Hingga Sabtu (26/9) pagi, dampak kebakaran diperkirakan menghanguskan lahan seluas kurang lebih 2 hektar. Berdasarkan pemantauan visual terbaru yang dilaksanakan oleh Babinsa Koramil 0812/05 Kembangbahu bersama tim gabungan, sebagian besar kobaran api utama berhasil dijinakkan, namun masih ditemukan beberapa bara dan titik api menyala (hotspot) di dalam area pabrik yang membutuhkan penanganan pembasahan berkelanjutan.

Untuk mengantisipasi kemunculan titik api baru maupun arah rambatan api secara presisi, tim gabungan TNI dan Pemadam Kebakaran terus mengintensifkan patroli darat secara ketat. Pemantauan ini dikombinasikan dengan pemanfaatan teknologi satelit real-time melalui Aplikasi SIPONGI milik Kementerian LHK, sehingga pergerakan suhu panas di area terdampak dapat terdeteksi secara dini dan direspons dengan cepat.

Di samping fokus pada upaya penyiraman dan pembasahan (cooling processes), aparat Babinsa Kodim 0812/Lamongan juga gencar memberikan sosialisasi dan imbauan persuasif kepada warga masyarakat penggarap lahan pertanian. Petugas mengingatkan dengan tegas agar para petani tidak menggunakan metode pembakaran dalam proses pembersihan lahan (land clearing), terutama di tengah kondisi musim kemarau dan angin kencang yang sangat rawan memicu kebakaran berantai.

Secara umum, situasi terkini di lokasi kejadian Desa Pelang relatif terkendali meskipun petugas pemadam gabungan beserta Babinsa masih siaga penuh di lapangan untuk menyelesaikan proses pembasahan total. Kodim 0812/Lamongan mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan ke pos TNI/Polri terdekat jika menemukan potensi bahaya kebakaran di lingkungannya. (Red)

752 Warga Dagan Sumringah, Bantuan Beras Tiga Bulan Sekaligus Diterima

0

Lamongan, Kabar1media.com – Balai Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, mendadak dipadati warga pada gelaran penyaluran Bantuan Pangan beras, Sabtu. Kehadiran bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September ini disambut penuh antusias oleh ratusan masyarakat yang sejak pagi berdatangan demi menjemput hak pangan mereka. Sabtu, (26/09/2026).

​Di tengah riuhnya warga yang antre dengan tertib, tampak sosok Babinsa Desa Dagan, Serka Suzaki Erfan, bahu-membahu bersama Kepala Desa Dagan, Warjidan, serta tim dari Perum Bulog Bojonegoro yang dipimpin oleh Ari beserta tujuh anggotanya. Kehadiran aparat TNI dan pemerintah desa ini memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran dari awal hingga akhir acara.

​Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, total sebanyak 752 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat berhak mendapatkan jatah bantuan kali ini. Masing-masing warga menerima pasokan beras seberat 30 kilogram sekaligus, yang merupakan akumulasi jatah untuk tiga bulan (Juli, Agustus, dan September), dengan total keseluruhan beras yang disalurkan mencapai 22.560 kilogram.

​Kepala Desa Dagan, Warjidan, yang bertindak sebagai penanggung jawab penuh kegiatan tersebut, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah desa, Bulog Bojonegoro, dan jajaran TNI. Menurutnya, bantuan beras ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh warga guna meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari.

​”Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Bulog serta pendampingan dari Babinsa. Penyaluran dirapel untuk tiga bulan sekaligus, sehingga masing-masing warga menerima 30 kilogram beras. Harapannya, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga,” ujar Warjidan di sela-sela kegiatan.

Keterangan: Senyum Warga Desa Dagan Mengembang, 752 KPM Terima Bantuan Beras.

​Sementara itu, Serka Suzaki Erfan selaku Babinsa Dagan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pengawalan ketat ini dilakukan guna memastikan penyaluran berlangsung tanpa kendala serta menjamin tertib administrasi di lapangan.

​”Sebagai Babinsa, sudah kewajiban kami untuk mendampingi dan mengamankan jalannya kegiatan sosial seperti ini agar warga merasa tenang, tertib, dan penyalurannya benar-benar tepat sasaran kepada yang berhak,” tutur Serka Suzaki.

​Guna mengantisipasi warga yang berhalangan hadir karena sakit atau urusan mendesak, pihak panitia dan Pemerintah Desa Dagan—didukung pengawasan Kasun Desa Dagan, Syaiful Amin—memberikan kebijakan khusus. Pengambilan bantuan diperbolehkan untuk diwakilkan kepada orang lain, dengan syarat wajib membawa kelengkapan administrasi resmi yang telah ditentukan guna menghindari salah sasaran.

​Hingga seluruh rangkaian penyaluran selesai, suasana di Balai Desa Dagan terpelihara dalam situasi yang kondusif. Warga pun meninggalkan balai desa dengan membawa karung-karung beras dan rasa syukur yang terpancar jelas di wajah mereka. (Pendim0812)

Sosialisasi BPK RI di Lamongan, Pengelolaan Dana Desa Diminta Makin Transparan

0

Lamongan, Kabar1media.com – Pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Lamongan mendapat perhatian dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI. Lembaga pemeriksa keuangan negara tersebut menekankan pentingnya transparansi, pengawasan, serta akuntabilitas agar anggaran desa digunakan sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan dalam kegiatan Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana Desa yang berlangsung di Aula Gajah Mada, Pemkab Lamongan, Jumat (25/9/2026).

Sosialisasi tersebut dilaksanakan oleh BPK RI bersama Inspektorat dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Lamongan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman sekaligus tata kelola dalam penggunaan Dana Desa.

Dalam pemaparannya, Kepala BPK Perwakilan Provinsi Jawa Timur, Yuan Chandra Djaisin, menjelaskan sejumlah fokus penggunaan Dana Desa tahun 2026. Ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Desa dan PDT Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional atas Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026.

Beberapa fokus penggunaan Dana Desa antara lain bantuan langsung tunai desa, penanggulangan bencana, sektor kesehatan dan penurunan stunting, Koperasi Desa Merah Putih, padat karya tunai desa, ketahanan pangan, infrastruktur digital dan teknologi, serta pelaksanaan musyawarah desa dan partisipasi masyarakat.

Dana Desa juga dimungkinkan untuk mendukung sektor prioritas lainnya, termasuk pengembangan potensi dan keunggulan yang dimiliki masing-masing desa.

Yuan mengingatkan bahwa fleksibilitas dalam penggunaan anggaran harus berjalan beriringan dengan sistem pengawasan yang memadai. Salah satu ketentuannya, Dana Desa dapat dialokasikan untuk operasional pemerintah desa maksimal 3 persen dari pagu Dana Desa, di luar ketentuan yang berkaitan dengan Koperasi Desa Merah Putih.

“Dana Desa dapat digunakan untuk dana operasional pemerintah desa paling banyak tiga persen dari pagu Dana Desa, selain untuk Koperasi Desa Merah Putih setiap desa,” jelasnya.

Keterangan: BPK RI Ingatkan Pemdes di Lamongan, Dana Desa Harus Dikelola Transparan dan Akuntabel. Jumat, (25/09/2026).

Menurut Yuan, pengawasan menjadi instrumen penting untuk memastikan setiap penggunaan Dana Desa tetap berada pada jalur peruntukannya. Pengelolaan yang transparan dan akuntabel diperlukan karena anggaran tersebut bersumber dari APBN dan harus dipertanggungjawabkan penggunaannya.

Di sisi lain, Bupati Lamongan menyambut baik pelaksanaan sosialisasi yang digelar BPK RI tersebut. Kegiatan itu juga dihadiri Anggota Komisi IX DPR RI Thoriq Majiddanor.

Bupati menilai sosialisasi tersebut dapat menjadi sarana untuk meningkatkan pemahaman pemerintah desa sekaligus memperkuat komitmen Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam membangun tata kelola anggaran desa yang lebih baik.

“Ini menjadi wawasan sekaligus mempertegas komitmen Lamongan agar akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa semakin baik dan transparan,” ujar Yurohnur, Bupati Lamongan.

Seiring semakin besarnya kewenangan yang dimiliki desa, tuntutan terhadap tertib administrasi dan pengelolaan anggaran juga semakin tinggi.

Pada 2026, dari total 462 desa di Kabupaten Lamongan, sebanyak 304 desa telah berstatus mandiri, sementara 158 desa berstatus maju. Tidak terdapat lagi desa yang masuk kategori berkembang.

Kondisi tersebut, menurut Bupati, menunjukkan adanya peningkatan kapasitas desa. Namun, peningkatan tersebut perlu diiringi penguatan tata kelola pemerintahan, terutama dalam aspek pengelolaan keuangan desa.

Adapun pada 2026, pagu alokasi Dana Desa Kabupaten Lamongan mencapai Rp.146.631.158.000. Nilai tersebut tercatat mengalami penurunan apabila dibandingkan dengan alokasi Dana Desa dalam dua tahun sebelumnya. (Red)

Cegah Kenakalan Remaja, Polres Lamongan Beri Edukasi AI kepada Pelajar

0

Lamongan, Kabar1media.com – Polres Lamongan melalui personel Polres Lamongan melaksanakan kegiatan sosialisasi pemahaman Artificial Intelligence (AI) di SMKN 1 Lamongan. Jumat, (25/9/2026).

Kegiatan dimulai pukul 07.15 WIB dan diikuti sekitar 350 siswa yang terbagi dalam dua ruangan, dengan menghadirkan dua tim pemateri dari Polres Lamongan serta perwakilan guru. Kegiatan diisi dengan penyampaian materi, pretest dan posttest, serta penutup.

Di waktu yang sama, Kapolsek Sambeng IPTU Ridwan Hariyanto, S.M. bersama anggota juga melaksanakan penyuluhan dan pembinaan di SMPN 1 Sambeng dengan materi kenakalan remaja.

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala SMPN 1 Sambeng Karnadi, S.Pd., M.Pd., Bripka Mujiyanto, para dewan guru dan sekitar 200 siswa.

Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pembinaan kepada pelajar merupakan bagian dari upaya Polri dalam memberikan edukasi sejak dini, baik terkait pemanfaatan teknologi AI secara bijak maupun pencegahan kenakalan remaja.

Keterangan: Polres Lamongan Edukasi Pelajar soal AI dan Bahaya Kenakalan Remaja.

“Pelajar merupakan generasi penerus bangsa. Kami mengajak para siswa untuk memanfaatkan perkembangan teknologi, termasuk AI, secara bijak dan bertanggung jawab, serta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain,” jelasnya. (Red)

Babinsa 0812/20 Karangbinangun Bersama BPBD Bantu Penuhi Kebutuhan Air Bersih Warga Kuro

0

Lamongan, Kabar1media.com – Dalam upaya membantu mengatasi permasalahan krisis air bersih yang dialami oleh masyarakat di wilayah binaannya, Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0812/20 Karangbinangun, Kopka Sunarto, melaksanakan pendampingan langsung penyaluran bantuan air bersih di Desa Kuro, Kecamatan Karangbinangun, Kabupaten Lamongan. Jumat, (25/09/2026).

​Penyaluran bantuan air bersih ini diselenggarakan atas kerja sama dan sinergi antara Koramil 0812/20 Karangbinangun dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamongan. Langkah tanggap ini diambil untuk merespons kesulitan air yang mulai dirasakan warga Desa Kuro akibat dampak musim kemarau.

​Kehadiran Kopka Sunarto di lokasi pendampingan bertujuan untuk memastikan seluruh proses penanganan dan pembagian air bersih berjalan tertib, aman, dan tepat sasaran. Sejak armada tangki air dari BPBD tiba di titik penampungan, Babinsa tampak sigap mengarahkan serta mengatur jalannya pengisian air ke wadah milik warga.

​Ratusan warga Desa Kuro menyambut bantuan air bersih ini dengan antusias tinggi. Mereka mendatangi lokasi pengisian membawa berbagai macam tempat penampungan air seperti jeriken, ember, hingga galon, demi mendapatkan pasokan air yang sangat berharga untuk kebutuhan sehari-hari.

​Kopka Sunarto menyampaikan bahwa keterlibatannya dalam aksi sosial ini merupakan manifestasi nyata dari kepedulian TNI AD terhadap kesulitan masyarakat di tingkat desa. Menurutnya, Babinsa harus selalu hadir di tengah-tengah warga dan menjadi bagian dari solusi saat masyarakat membutuhkan bantuan.

​”Kami dari pihak Koramil 0812/20 Karangbinangun berkomitmen penuh untuk terus berkoordinasi dengan instansi terkait, dalam hal ini BPBD Lamongan, guna memastikan kebutuhan dasar masyarakat—khususnya air bersih—dapat terpenuhi selama periode kemarau ini,” ujar Kopka Sunarto di sela-sela kegiatannya.

Keterangan: Babinsa 0812/20 Karangbinangun Dampingi Penyaluran Air Bersih BPBD Lamongan ke Warga Desa Kuro.

​Selain mengatur ketertiban antrean warga, Kopka Sunarto juga turut membantu mengangkat jeriken dan ember milik kalangan lansia serta ibu-ibu yang merasa kesulitan memindahkan muatan air. Aksi humanis sang Babinsa ini mendapat apresiasi hangat dari warga setempat yang merasa terbantu.

​Perwakilan BPBD Kabupaten Lamongan mengutarakan bahwa pendistribusian air bersih ini akan terus dilakukan secara berkala ke sejumlah kawasan di Lamongan yang teridentifikasi mengalami kekeringan. Sinergi yang solid bersama jajaran Babinsa dinilai sangat membantu memperlancar proses pemetaan dan eksekusi lapangan.

​Kepala Desa Kuro beserta tokoh masyarakat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Koramil 0812/20 Karangbinangun, khususnya Kopka Sunarto, serta BPBD Kabupaten Lamongan atas kepedulian dan tanggap darurat yang diberikan. Bantuan air bersih ini dinilai sangat berarti dalam meringankan beban pemenuhan air minum dan sanitasi warga.

​Kegiatan penyaluran air bersih di Desa Kuro tersebut berlangsung dengan lancar, aman, dan kondusif hingga seluruh pasokan air dari armada tangki selesai dibagikan. Koramil 0812/20 Karangbinangun memastikan akan terus memantau perkembangan situasi ketersediaan air bersih di wilayah binaannya guna mengantisipasi langkah bantuan selanjutnya. (Pendim0812)

Tinjau Jembatan Ambruk, Pgs Danramil 0812/07 Bluluk Dampingi Bupati Lamongan Salurkan Air Bersih di Desa Talunrejo

0

Lamongan, Inklusinews.com – Penjabat Sementara (Pgs) Danramil 0812/07 Bluluk, Peltu Hadi, bersama jajaran Forkopimcam Bluluk melaksanakan pendampingan Kunjungan Kerja (Kunker) Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., di Dusun Godog, Desa Talunrejo, Kecamatan Bluluk, Kabupaten Lamongan. Jumat, (25/09/2026).

Kunjungan lapangan ini berfokus pada peninjauan kondisi infrastruktur jembatan yang rusak parah dan ambruk di wilayah tersebut.

​Kegiatan peninjauan yang berlangsung aman dan lancar ini turut dihadiri oleh Camat Bluluk M. Eko Tri Prasetyo, M.KP., MM., Kapolsek Bluluk AKP Mudo Tri Sanjoyo, S.H., MM., Kepala Desa Talunrejo Sutikno beserta perangkat, para Kepala Desa se-Kecamatan Bluluk, perwakilan instansi setempat, serta tokoh masyarakat dan warga Dusun Godog.

​Kehadiran jajaran pimpinan daerah ini membawa angin segar bagi warga lokal. Dalam peninjauannya, Bupati Lamongan Dr. H. Yuhronur Efendi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk segera melakukan langkah perbaikan konkret agar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat tidak terganggu lebih lama.

​”Jembatan ini merupakan urat nadi perekonomian warga. Kami telah melihat langsung kondisinya di lapangan dan pemerintah daerah berjanji akan mengupayakan perbaikan jembatan ini secepatnya agar jalur transportasi vital ini dapat kembali berfungsi normal,” ujar Bupati Lamongan, Dr. H. Yuhronur Efendi, M.B.A., M.Ek., di lokasi peninjauan.

Keterangan: Pgs Danramil 0812/07 Bluluk Dampingi Bupati Lamongan Cek Jembatan Ambruk di Desa Talunrejo.

​Jembatan Dusun Godog ini memiliki peran yang sangat krusial karena tidak hanya menyambungkan antardusun di Desa Talunrejo, tetapi juga menjadi jalur perbatasan lintas kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Bluluk, Lamongan dengan Desa Kendung, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro.

​Akibat kerusakan jembatan tersebut, aktivitas harian masyarakat terhambat signifikan. Akses anak-anak menuju sekolah serta mobilitas pengangkutan hasil pertanian menjadi terbatas. Warga bahkan harus menempuh rute memutar yang memicu peningkatan biaya transportasi harian bagi masyarakat setempat.

​Selain ketergantungan pada akses ekonomi, geografi Dusun Godog membuat warga Desa Talunrejo lebih sering beraktivitas dan memenuhi kebutuhan harian ke wilayah Kecamatan Kedungadem, Bojonegoro. Oleh karena itu, keberadaan jembatan yang kokoh menjadi kebutuhan yang sangat mendesak bagi warga.

​Di samping meninjau infrastruktur jembatan, kunjungan kerja Bupati Lamongan kali ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan air bersih bagi masyarakat Desa Talunrejo. Bantuan ini disalurkan untuk mengantisipasi krisis air bersih yang rutin melanda desa tersebut akibat ketiadaan sumber mata air saat musim kemarau tiba.

​Menanggapi kegiatan pendampingan ini, Pgs Danramil 0812/07 Bluluk, Peltu Hadi, menegaskan kesiapan jajaran TNI untuk selalu mendukung program pemda dan membantu kesulitan rakyat. Keterlibatan Babinsa dan Koramil di lapangan bertujuan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan serta perbaikan infrastruktur mendatang berjalan kondusif.

​”Kami dari Koramil 0812/07 Bluluk bersama Forkopimcam siap mengawal dan mendukung penuh percepatan pembangunan jembatan ini. Kami juga mengapresiasi penyerahan bantuan air bersih oleh Bupati Lamongan yang sangat berdampak positif bagi warga. Sinergi ini akan terus kita jaga demi kesejahteraan masyarakat Bluluk,” pungkas Pgs Danramil Bluluk, Peltu Hadi. (Pendim0812)

Respons Cepat Babinsa Koramil 0812/12 Modo, Kebakaran Lahan di Medalem Berhasil Dipadamkan

0

Lamongan, Kabar1media.com – Kesigapan Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 0812/12 Modo kembali dibuktikan dalam merespons potensi bencana di wilayah binaan. Dua personel Babinsa Koramil 0812/12 Modo bertindak cepat memimpin pemantauan dan penanganan kejadian kebakaran lahan bekas tanaman tebu yang melanda area persawahan di Desa Medalem, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan. Jumat, (25/9/2026).

​Insiden kebakaran tersebut meluas hingga membakar area seluas kurang lebih satu hektare di lahan persawahan milik Sahudi, warga setempat. Kebakaran ini dipicu oleh aktivitas pembakaran sisa-sisa hasil panen tebu yang ditujukan untuk persiapan pengolahan lahan pada musim tanam berikutnya.

​Mendapat laporan mengenai kemunculan titik api di lokasi dengan koordinat -7.23835, 112.13248 tersebut, para Babinsa Koramil 0812/12 Modo langsung bergerak menuju lokasi. Tanpa menunda waktu, jajaran Babinsa berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan pemadaman dan pencegahan rambatan api yang berpotensi meluas.

​Penanganan kebakaran lahan di Desa Medalem ini mengedepankan sinergi lintas instansi di lapangan. Aksi penanggulangan tersebut melibatkan kolaborasi erat antara dua personel Babinsa Koramil Modo, dua personel Polsek Modo, satu orang perangkat Desa Medalem, serta dibantu oleh warga masyarakat sekitar.

​”Kehadiran kami di lapangan merupakan wujud respons cepat dan tanggung jawab TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat serta mencegah terjadinya bencana bahaya kebakaran yang dapat merugikan lingkungan sekitar,” ujar salah satu personel Babinsa Koramil 0812/12 Modo di lokasi kejadian.

Keterangan: Babinsa Koramil 0812/12 Modo Bersama Tim Gabungan Sigap Padamkan Kebakaran Lahan di Desa Medalem.

​Guna memastikan situasi benar-benar aman, tim gabungan membagi fokus pada pemantauan visual langsung di area persawahan serta pemantauan berbasis teknologi. Langkah pemantauan ini juga dikombinasikan dengan pemanfaatan satelit melalui Aplikasi SIPONGI guna mendeteksi serta mengantisipasi potensi munculnya titik api baru di sekitarnya.

​Berkat respons sigap dan kerja sama yang solid dari seluruh unsur gabungan, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya. Berdasarkan hasil pemantauan intensif hingga Jumat pagi pukul 08.29 WIB, dipastikan tidak ada lagi titik api maupun asap yang terlihat di area persawahan Desa Medalem.

​Selain memadamkan api, para Babinsa bersama Polsek dan Perangkat Desa memanfaatkan momen tersebut untuk memberikan sosialisasi dan edukasi langsung kepada para petani serta pengguna lahan sawah di wilayah Desa Medalem agar tidak menggunakan metode pembakaran saat membesihkan sisa hasil panen.

​Aksi cepat yang ditunjukkan oleh Babinsa beserta tim gabungan ini mendapat apresiasi positif dari warga setempat. Respons spontan TNI di lapangan berhasil mencegah kerugian material yang lebih besar serta menghentikan potensi penyeberangan api ke area perkebunan dan permukiman warga terdekat.

​Secara umum, situasi di kawasan persawahan Desa Medalem, Kecamatan Modo kini telah kembali aman, terkendali, dan kondusif. Koramil 0812/12 Modo memastikan akan terus melakukan pemantauan wilayah secara berkala untuk menjaga stabilitas keamanan dan keselamatan lingkungan di wilayah Kabupaten Lamongan. (Red)

Call Center 110 Direspons Cepat, Polsek Babat Tindak Truk Tronton Angkut Tebu Berlebih

0

Lamongan, Kabar1media.com – Polres Lamongan melalui Polsek Babat merespons cepat laporan masyarakat melalui layanan Call Center 110 terkait kejadian truk tronton mengalami kelebihan muatan di Jalan Raya Bojonegoro-Babat, Kelurahan Banaran, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan. Jumat, (25/9/2026) sekitar pukul 09.00 WIB.

Kapolsek Babat AKP Hendricka Risqi Arko Bahtera, S.T.K., S.I.K., M.H., M.I.K melalui Kasihumas Polres Lamongan IPDA M. Hamzaid, S.Pd membenarkan dan menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

“Menindaklanjuti laporan dari call center 110, Anggota Polsek Babat segera melakukan penanganan di lokasi,” jelasnya.

“Dari hasil pengecekan, Truk Tronton Mitsubishi bernopol H-1573-WE yang dikemudikan Fatkur (31), warga Mayong Kabupaten Jepara, mengalami kelebihan muatan tebu sehingga sebagian muatan harus diturunkan untuk mencegah kendaraan terguling,” lanjutnya.

Dalam kejadian tersebut tidak terdapat korban jiwa. Petugas melakukan pengaturan arus lalu lintas dan membantu menangani muatan yang jatuh di tengah jalan.

“Proses evakuasi menunggu kedatangan truk kosong dari perusahaan, sementara arus lalu lintas mengalami penyempitan namun masih terpantau lancar,” tambahnya.

Kasihumas mengimbau para pengemudi maupun pemilik kendaraan angkutan agar memperhatikan kapasitas dan batas muatan kendaraan demi keselamatan serta mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas.

“Polres Lamongan juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan setiap kejadian atau gangguan Kamtibmas melalui layanan Call Center 110,” imbaunya. (Red)