Lamongan, Kabar1media.com – Balai Desa Dagan, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan, mendadak dipadati warga pada gelaran penyaluran Bantuan Pangan beras, Sabtu. Kehadiran bantuan untuk periode Juli, Agustus, dan September ini disambut penuh antusias oleh ratusan masyarakat yang sejak pagi berdatangan demi menjemput hak pangan mereka. Sabtu, (26/09/2026).
​Di tengah riuhnya warga yang antre dengan tertib, tampak sosok Babinsa Desa Dagan, Serka Suzaki Erfan, bahu-membahu bersama Kepala Desa Dagan, Warjidan, serta tim dari Perum Bulog Bojonegoro yang dipimpin oleh Ari beserta tujuh anggotanya. Kehadiran aparat TNI dan pemerintah desa ini memastikan proses distribusi berjalan aman, lancar, dan tepat sasaran dari awal hingga akhir acara.
​Berdasarkan data yang dihimpun di lokasi, total sebanyak 752 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tercatat berhak mendapatkan jatah bantuan kali ini. Masing-masing warga menerima pasokan beras seberat 30 kilogram sekaligus, yang merupakan akumulasi jatah untuk tiga bulan (Juli, Agustus, dan September), dengan total keseluruhan beras yang disalurkan mencapai 22.560 kilogram.
​Kepala Desa Dagan, Warjidan, yang bertindak sebagai penanggung jawab penuh kegiatan tersebut, mengapresiasi sinergi yang terjalin antara pemerintah desa, Bulog Bojonegoro, dan jajaran TNI. Menurutnya, bantuan beras ini menjadi angin segar yang sangat dinantikan oleh warga guna meringankan beban kebutuhan pokok sehari-hari.
​”Kami berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Bulog serta pendampingan dari Babinsa. Penyaluran dirapel untuk tiga bulan sekaligus, sehingga masing-masing warga menerima 30 kilogram beras. Harapannya, bantuan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan dapur keluarga,” ujar Warjidan di sela-sela kegiatan.

​Sementara itu, Serka Suzaki Erfan selaku Babinsa Dagan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal setiap program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Pengawalan ketat ini dilakukan guna memastikan penyaluran berlangsung tanpa kendala serta menjamin tertib administrasi di lapangan.
​”Sebagai Babinsa, sudah kewajiban kami untuk mendampingi dan mengamankan jalannya kegiatan sosial seperti ini agar warga merasa tenang, tertib, dan penyalurannya benar-benar tepat sasaran kepada yang berhak,” tutur Serka Suzaki.
​Guna mengantisipasi warga yang berhalangan hadir karena sakit atau urusan mendesak, pihak panitia dan Pemerintah Desa Dagan—didukung pengawasan Kasun Desa Dagan, Syaiful Amin—memberikan kebijakan khusus. Pengambilan bantuan diperbolehkan untuk diwakilkan kepada orang lain, dengan syarat wajib membawa kelengkapan administrasi resmi yang telah ditentukan guna menghindari salah sasaran.
​Hingga seluruh rangkaian penyaluran selesai, suasana di Balai Desa Dagan terpelihara dalam situasi yang kondusif. Warga pun meninggalkan balai desa dengan membawa karung-karung beras dan rasa syukur yang terpancar jelas di wajah mereka. (Pendim0812)



